Judul : Harga Gabah di Pidie Terjun Bebas, Petani Meradang
link : Harga Gabah di Pidie Terjun Bebas, Petani Meradang
Harga Gabah di Pidie Terjun Bebas, Petani Meradang
SIGLI, WOL – Harga jual gabah di Kabupaten Pidie terus anjlok. Hingga hari ini, Sabtu (29/7), harga gabah kering panen di tingkat petani dihargai paling rendah Rp 3.800 per kilogram dan paling tinggi Rp 4000 per kilogram.
Dibanding panen awal 2017, harga jual gabah tingkat petani berada pada angka Rp4.600/kilogram bahkan tembus Rp 4.900/kilogram. Anjloknya harga gabah, membuat hati ribuan petani di Kabupaten Pidie meradang.
Lukman (45), salah seorang petani di Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, menuturkan rasa kekecewaannya terhadap pemerintah yang kurang peduli terhadap nasib petani.
Hal tersebut telah menyebabkan banyak petani di daerah itu merugi. Ironisnya, para Tengkulak (tokeh, red) justru lebih diuntungkan dengan nilai jual tersebut. Padahal menurut Lukman, kualitas hasil panen padi kali ini sangat baik.
Petani lainnya, Sabri (50), mengatakan rendahnya harga jual gabah di tingkat petani bukti bahwa pemerintah tidak berpihak pada masyarakat petani. Para petani sebut dia, dalam menanam padi telah banyak menghabiskan modal dan tenaga untuk mengais rezeki demi menghidupi keluarganya.
Akan tetapi pemerintah terus menekan para petani dengan rendahnya harga jual hasil panen gabah di tingkat petani. Sementara kebutuhan hidup masyarakat terus meningkat. Seperti naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Sembako dan tarif listrik. Kondisi ini tentunya kian menjerat leher para petani yang mayoritas hidup di bawah garis kemiskinan.
“Karena itu kami sangat mengharapkan. Pemerintah segera turun tangan atasi persoalan ini,” katanya. (wol/aa/bm)
Related