Judul : Pengamat: Rupiah Kembali Melemah | Waspada Online
link : Pengamat: Rupiah Kembali Melemah | Waspada Online
Pengamat: Rupiah Kembali Melemah | Waspada Online
MEDAN, WOL – Rupiah dan IHSG kompak terkoreksi. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), nilai tukar Rupiah mengalami pelemahan. Rupiah dipatok melemah 14 poin dibandingkan patokan sebelumnya yang berada pada level 13.320 menjadi 13.334 per US Dollar.
Semantara itu nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan terhadap US Dollar di pasar spot bergerak fluktuatif yang cenderung terbatas karena imbas dari sentimen global. Rupiah mengawali perdagangan dengan dibuka menguat 10 poin dibandingkan level penutupan sebelumnya menjadi 13.317. Terpantau sampai rabu (26/7) sore nilai tukar Rupiah bergerak terbatas di kisaran 13.318-13.335.
Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, memandang bahwa pelamahan yang terjadi pada Rupiah yang ditransaksikan terhadap US Dollar imbas dari sentimen global walaupun pada saat ini tidak ada sentimen negatif yang membuat Rupiah tertekan.
“Pelemahan ini wajar terjadi seiring dengan terus menguatnya Rupiah dalam beberapa hari sebelumnya. Namun pelemahan ini masih bersifat terbatas di tengah dominasi US Dollar. Artinya saat ini pergerakan Rupiah tergantung pada pergerakan US Dollar,” tuturnya.
Sementara itu US Dollar mulai keluar dari tekanan di tengah meredanya isu politik di AS walaupun saat ini masih dalam rentang yang terbatas. Mulai membaiknya rilisan data ekonomi AS menjadi daya pendorong US Dollar keluar dari tekanan.
“Kepercayaan konsumen AS dirilis naik dibandingkan dengan sebelumnya 117,3 menjadi 121,1. Hal ini bisa menjadi angin segar bagi US Dollar. Fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC),” terangnya.
Pelaku pasar berharap ada testimoni yang baru terkait dengan tingkat suku bunga AS, mengingat pada waktu sebelumnya Jannet Yellen memberikan testimoni yang tidak terlalu agresif tentang kenaikan suku bunga AS. Jika belum ada sikap yang agresif dari The Fed tentang kenaikan suku bunga AS maka Rupiah akan kembali dikoleksi investor mengingat tidak ada sentimen yang berpengaruh terhadap Rupiah.
Gunawan menambahkan bahwa IHSG ditutup melemah di zona merah pasca penguatannya kemarin. IHSG mengawali perdagangan dengan dibuka melemah pada level 5809,89. IHSG sempat menguat sampai menyentuh level 5831,64.
“Namun IHSG ditutup melemah 13,32 poin atau 0,229 persen menjadi 5800,20 dengan total transaksi mencapai Rp7,64 triliun. Saham SRIL masih menjadi saham yang teraktif diperdagangkan di bursa. Diikuti saham WSBP yang bakal melakukan pembelian kembali atau buyback saham,” tambahnya.
“Sektor konsumsi dan manufaktur membebani pergerakan IHSG dengan ditutup di zona merah. Sektor konsumsi mengalami penurunan paling banyak sepanjang satu hari perdagangan sebesar 1,21 persen. Diikuti sektor manufaktur yang turun sebesar 0,8 persen,” pungkasnya.(wol/eko/data1)
Editor: SASTROY BANGUN
Related