Persedian Beras di Sumut Aman


Judul : Persedian Beras di Sumut Aman
link : Persedian Beras di Sumut Aman


Persedian Beras di Sumut Aman


MEDAN, WOL – Terkait dengan upaya hukum yang diambil terhadap PT IBU. Harga beras di Sumut khususnya kota Medan masih stabil. Tidak terpengaruh dengan kekuatiran bahwa persediaan beras akan turun di wilayah ini.


Harga beras di Sumut umumnya masih dipengaruhi oleh stok yang tersedia di wilayah ini. Ada hamparan sawah yang luas menjadi penyokongnya. Jadi tidak ada yang perlu dikuatirkan nantinya.


Gunawan Benjamin, Ekonom Sumut, memandang  jika melihat perkembangan proses hukum yang diambil terhadap PT IBU. Pada dasarnya konsumen yang ada di Sumut dan di pulau Jawa memiliki persamaan dalam memilih beras. Lebih cenderung memilih mereknya. Dan tidak begitu memahami jenis beras yang dikemas dalam karung tersebut. Selama pemantauan di pasar, masyarakat di Medan juga demikian.


“Tidak memahami benar bagaimana sih bentuk jenis beras tersebut. Mereka pada umumnya lebih percaya pada merek tertentu. Pemahaman yang cukup baik dan benar tentang beras umumnya di masyarakat yang berprofesi sebagai petani. Namun, setelah petani menjual gabahnya ke kilang, dan kilang mengemas beras dalam karung. Nah di saat itulah masyarakat hanya percaya kepada merek, ketimbang isi beras,” tuturnya, Selasa (25/7).


Pada dasarnya, praktek-praktek pengoplosan beras bukan hanya bisa dilakukan di tingkat produsen atau distributor. Di tingkat pengecer juga bisa dilakukan. Karena pada dasarnya sederhana saja jika ingin mengoplos beras. Tinggal campur beras dengan beragam kualitas dan harga. Lalu atur harga yang dijual disesuaikan dengan target keuntungan yang ingin diambil.


“Masalah merek beras bisa dibuat dan dipesan di tempat sablon karung beras. Teknologinya tidak cukup rumit untuk melakukan pengoplosan beras. Bisa dikatakan sangat sederhana sekali. Nah untuk beras premium seperti kuku balam super memang kualitasnya kerap terjaga cukup baik. Namun untuk jenis IR 64, saya yakin sulit bagi masyarakat untuk mengidentifikasi secara akurat jenis beras ini jika sudah dikarungkan,” katanya.


“Ada ratusan atau bahkan ribuan merek beras yang beredar di masyarakat. Semuanya memiliki label tertentu dengan jenis beras yang berbeda-beda. Nah jika ingin kualitas beras ini sesuai dengan label yang tertera di karung dengan kualitas sama. Maka sebaiknya merek-merek beras yang tidak terdaftar ini ditertibkan. Selanjutnya dilakukan pengawasan jaminan mutu oleh pemerintah,” pungkasnya.(wol/eko/data1)


Editor: SASTROY BANGUN




Source link


قالب وردپرس