Judul : Terkait Wacana Pencabutan Kewarganegaraan, Dahnil Anzhar : Semua Warga Indonesia Berhak Tinggal di Indonesia...
link : Terkait Wacana Pencabutan Kewarganegaraan, Dahnil Anzhar : Semua Warga Indonesia Berhak Tinggal di Indonesia...
Terkait Wacana Pencabutan Kewarganegaraan, Dahnil Anzhar : Semua Warga Indonesia Berhak Tinggal di Indonesia...
Majalahayah.com, Jakarta – Ketua PP Pemuda Muhamadiyah menyampaikan bahwa setiap warga negara Indonesia berhak hidup di negeri ini. Hal ini sendiri merespon pernyataan beberapa pejabat yang meminta anggota yang terkait organisasi anti Pancasila untuk dicabut kewarganegaraanya.
“Semua warga Indonesia berhak hidup di Indonesia. Kalaupun mereka terkait HTI. pernyataannya adalah apa salah mereka ?? Itu harus dibuktikan,” tegas Dahnil saat ditemui Majalahayah.com, di kantor pusat Muhammadiyah, Rabu (26/7/2017).
Dirinya berharap setiap keputusan tidak hanya keluar dari persepsi pemerintah. Karena bagi Dahnil hal ini akan berbahaya bagi kehidupan berbangsa.
“Jangan berangkat dari persepsi penguasa. Kalau istilahnya kan seperti monolog kekuasaan. Itu yg berbahaya, seolah-olah HTI ini ancaman yg luar biasa tapi ancaman nya di mana. Saya juga tidak sepakat dengan upaya menswipping anggota PNS,” paparnya.
Selain itu dirinya pun mengecam munculnya selebaran nama-nama pengurus HTI ke media. Karena hal ini akan mengulangi memori kelam masa-masa di era 70 an.
“Itu jelas berbahaya ada usaha politiking dan sebagainya fitnah orang lain. Model seperti itu harus di hentikan. Seperti era PKI,” pungkasnya.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat beberapa waktu lalu mengusulkan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki keterkaitan dengan organisasi anti Pancasila seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dicabut kewarganegarannya.
“Kami usulkan dicabut kewarganegaraannya sekaligus gitu. Makanya yang mau ke Suriah di sana terus lah,” kata Djarot