Ternyata Mencium Anak-Anak Bisa Mendatangkan Rahmat Allah !!


Judul : Ternyata Mencium Anak-Anak Bisa Mendatangkan Rahmat Allah !!
link : Ternyata Mencium Anak-Anak Bisa Mendatangkan Rahmat Allah !!


Ternyata Mencium Anak-Anak Bisa Mendatangkan Rahmat Allah !!

Sering kita dapati seseorang yang mendidik anaknya dengan cara yang keras, dengan menggunakan pukulan, bahkan tendangan.Bahkan jika tangannya telah lelah memukul maka iapun menggunakan tongkat atau cambuk untuk memukul anaknya. Sementara jika bertemu dengan sahabat-sahabatnya jadilah ia orang yang paling lembut dan ramah.


Ternyata Mencium Anak-Anak Bisa Mendatangkan Rahmat Allah

Memang benar bahwa boleh bagi seorang ayah atau ibu untuk mendidik anaknya dengan memukul, akan tetapi hal itu keluar dari hukum asal. Karena hukum asal dalam mendidik… bahkan dalam segala hal adalah dengan kelembutan. Kita –sebagai orang tua- tidak boleh berpindah kepada metode pemukulan kecuali jika kondisinya mendesak. Itupun tidak boleh dengan pemukulan yang semena-mena, semau kita, seperti pukulan yang menimbulkan bekas… terlebih lagi yang mematahkan tulang.


Sering syaitan menghiasi para orang tua dengan menjadikan mereka menyangka bahwa metode kekerasan dalam mendidik anak-anak adalah metode yang terbaik dan praktis serta metode yang singkat dan segera mendatangkan keberhasilan. Karena dengan kekerasan dalam sekejap sang anak menjadi penurut.


Ingatlah ini semua hanyalah was-was syaitan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:


مَا كَانَ الرِّفْقُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ وَلَا نُزِعَ مِنْ شَيْءٍ إِلاَّ شَانَهُ


“Tidaklah kelembutan pada sesuatupun kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatupun kecuali akan memperburuknya”


Memang benar, jika seorang anak disikapi keras maka ia akan nurut dan patuh. akan tetapi hanya sekejap dan sementara.


Kenyataan yang ada menunjukan bahwa jika seorang ayah atau ibu yang senantiasa memukuli dan mengerasi anak-anak mereka akan menimbulkan dampak buruk:


– Jadilah kedua orang tua tersebut berhati keras, hilang kelembutan dari mereka, karena mereka telah membiasakan kekerasan dalam hati mereka


– Bahkan anak-anak mereka yang sering mereka pukuli pun menjadi keras, keras dan kasar sikap mereka dan juga keras hati mereka.



Source link


قالب وردپرس